Senin, 25 Januari 2010

Klaim Syafruddin Dinilai tak Konstitusional

Bima.-
Adanya klaim Drs H Syafruddin yang mengaku telah mendapat restu dari Ketua DPP PAN, Hatta Rajasa dan Ketua MPP PAN Prof Dr H Amin Rais, mendapat reaksi dari DPD PAN Kabupaten Bima. Langkah Syafruddin mencari dukungan DPP dan MPP dinilai tidak sesuai dengan mekanisme organisasi. Apalagi, isu yang berkembang PAN telah berkoalisi dengan partai tertentu.
Pengurus DPD PAN Kabupaten Bima, Syarif Ahmad, MSi, mengatakan apa yang dilakukan Syafruddin dianggap tidak melalui mekanisme partai. Jika pun klaim restu itu ada, namun dianggap bukan keputusan partai. Pasalnya, bukan kewenangan DPP untuk menetapkan pasangan calon bupati atau walikota, melainkan ditingkat DPW.
“Kalau ingin mendapatkan restu, itu sifatnya informal saja dan sifatnya urusan pribadi. Namun tindakan itu diluar garis umum organisasi dan dianggap salah atau keliru,” katanya kepada wartawan di Sekretariat DPD PAN Kabupaten Bima, Minggu sore kamarin.
Bahkan, kata dia, bagi kader yang melanggar bisa saja dikenakan sanksi. Namun harus ada klarifikasi terlebih dulu, sebelum menetapkan bentuk sanksi.
Klaim itu sendiri, kata dia, belum bisa dipastikan kebenarannya. Pastinya, langkah Syafruddin dianggap diluar instumen baku atau mekanisme. “Kalau mendapat restu, itu bukan sebuah keputusan, posisi DPP hanya sebatas koordinasi saja,” tegasnya.
Reaksi partai terhadap klaim Syafruddin, kata Syarif, setelah mencermati dinamika politik di Bima saat ini. Apalagi beredar kabar PAN telah merapat ke partai tertentu.
Apakah Syafruddin sebelumnya meminta restu ke DPD PAN Kabupaten Bima? Syarif mengatakan hal itu tidak pernah ada. Meski demikian, jika ingin mendapatkan dukungan partai, harus melewati mekanisme yang ada. Yakni melalui tahap penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati. “Kami tetap berpegang pada mekanisme yang ada untuk penetapan bakal calon bupati dan wakil bupati,” tandasnya.
Seperti dilansir Bimeks sebelumnya, Drs H Syafruddin mengaku telah mendapat dukungan dari Ketua DPP PAN Hatta Rajasa dan Ketua MPP Amin Rais untuk berpasangan dengan H Ferry Zulkarnain, ST. Bahkan Hatta dan Amin diklaim memberi respon positif.
Tidak hanya itu, Syafruddin juga mengaku bertemu Hatta dan Amin ditemani orang kepercayaan Ferry, sekaligus mengantarkan surat bakal calon incumbent untuk DPP PAN. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar