Bima, Bimeks.-
Kondisi SMPN 1 Sape yang kini berstatus sekolah biasa mengundang keprihatinan anggota DPRD Klabupaten Bima dapil IV, Firdaus, SH. Padahal sebelumnya, sekolah itu menyandang sekolah bertaraf nasional (BSN).
Dikatakannya, turunya status sekolah itu menjadi biasa, lantaran persoalan internal sebelumnya di SMPN 1 Sape. Kepala sekolah sebelumnya telah dimutasi, namun penggantinya diragukan kompetensi atau kapasitasnya.
“Kalau bisa keberadaan kepala sekolah pengganti bisa ditinjau kembali. Apalagi masih ada yang memiliki kapasitas yang bisa diandalkan,” katanya di DPRD Kabupaten Bima, Rabu (13/1).
Namun dikatakannya, bukan berarti keberadaan kepala sekolah pengganti saat ini tidak diterima. Hanya saja mengingikan figur yang terbaik, agar sekolah itu bisa menjadi ikon di Sape.
Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Bima, Drs A Zubair HAR, Msi, mengakui jika SMPN 1 Sape sudah turun statusnya menjadi sekolah biasa. Mestinya pada 2010 ini, SPMN 1 Sape bisa naik status dari SBN menjadi sekolah bertaraf Internasional. “Tapi apa mau dikata,” ujarnya.
Namun, dia meminta agar semua pihak di Sape memberi dukungan terhadap kepala sekolah saat ini. Apalagi dia mengaku mengetahui kompetensi yang dimiliki bersangkutan. (BE.16)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar