Bima.-
Sikap 12 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN), ranting dan Majlis Petimbangan Partai (MPP) yang mendukung pasangan H Ferry Zulkarnain ST dan Drs H Syafruddin HM Nur, MPd, dianggap wajar oleh Ketua DPD PAN Kabupaten Bima, Ady Mahyudi. Sebanyak 51 unsur menandatangi surat pernyataan dukungan yang ditujukan ke DPD dan DPP PAN.
Ady mengatakan dibagian dari dinamika politik dan biasa terjadi disetiap partai politik dan moment suksesi. Tidak hanya suksesi Pemilu Kepala Daerah, namun juga suksesi diinternal partai.
“Sah-sah saja dukungan itu, namun bukan berarti ini menandakan PAN goyah,” katanya kepada wartawan di DPRD Kabupaten Bima, Selasa (26/1).
Namun, ditegaskannya PAN sendiri memiliki tahapan mekanisme yang sedang berjalan. Mestinya 12 DPC itu dinilainya tidak perlu mengambil langkah sejauh itu, karena saat rapat pleno di perluas memiliki hak suara menentukan bakal calon bupati Bima. “Nama Ferry Zulkarnain sendiri kan ada dalam penjaringan. Saya menilai teman-teman ini (DPC, Red),” belum memahami sepenuhnya bagaimana berpartai,” tandasnya.
Untuk pemilihan bupati/walikota, kata dia, diputuskan ditingkat DPW, sementara dengan DPP hanya konsultatif. Jika muncul persoalan, tidak serta merta penuntasannya melalui Ketua DPP atau MPP, namun ada Badan Arbitrase menyelesaikannya.
Mengenai pendaftaran pasangan calon, kata dia, bisa dilakukan. Demikian juga saat penyampaian visi dan misi, jika berpasangan bisa dilakukan oleh salah satunya, karena tidak mungkin visi dan misinya berbeda. Hingga kini juga, Ady mengaku belum menerima pemberitahuan dari DPP PAN tentang restu yang diklaim oleh Drs H Syafruddin HM Nur, MPd.
Atas kenyataan politik ini, Ady mengharapkan warga PAN tidak risau dengan berbagai pernyataan dari kader sendiri, yang keluar dari aturan baku partai. Dalam waktu dekat ini akan digelar Pleno Diperluas untuk menentukan siapa bakal diusung. (*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar