Jumat, 08 Januari 2010

15 Januari Mesin Baru PLN Beroperasi

Bima.-
Tambahan mesin baru PLN Cabang Bima sebesar 1 mega watt akan diupayakan beroperasi 15 Januari mendatang. Untuk mesin 2 MW lainnya akan menyusul. Diharapkan akan mengurangi jadwal pemadaman, meski belum bisa mengatasi sepenuhnya.
Demikian dikatakan Pelaksana Harian (Plh) Manager PLN Cabang Bima, Mustafa, kepada Komisi IV DPRD Kabupaten Bima. Komisi IV meminta klarifikasi dari PLN mengenai seringnya pemadaman bergilir.
Sebelumnya, Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Bima, H Ihsan H Abdullah, SE, mempertanyakan mengapa pemadaman terus terjadi. “Pertanyaan ini ujarnya muncul dari masyarakat. Untuk bisa menjawabnya, maka kami meminta klarifikasi dari PLN sendiri” ujarnya.
PLh Manajer PLN, Mustafa sendiri mengakui seringnya pemadaman listrik terjadi, bahkan sudah bertahun-tahun. Namun kondisi itu tidak bisa dihindari karena beberapa persoalan yang dialami.
Dipaparkannya PLN memiliki empat PLTD, yakni Bima, Niu, Sape dan Dompu. Dari empat PLTD itu daya terpasang 24.641 KW, sementara daya mampu 18.330 KW. Untuk beban puncaj 22.500 KW, sehingga masih terjadi defisit daya 4.170 KW. “Daya devisit inilah yang dipadamkan tiap harinya secara bergilir, itupun jika kondisi mesin normal. Jika tidak maka jadwal pemadaman bisa bertambah,” ungkapnya.
Namun, tidak sepenuhnya jumlah devisit KW itu dipenuhi setiap harinya. Harus ada cadangan, karena bisa terjadi sewaktu-waktu ganguan terhadap jaringan. “Kondisi mesin juga sudah tua, sehingga daya pasang tidak bisa diimbangi dengan daya mampu,” jelasnya.
Kenyataan lain, kata dia, mestinya PLN hanya meleyani pelanggan saja. Namun, banyak pengguna listrik yang tidak terdaftar juga alias menumpang dari tetangga. Kenyataan inilah yang menyebabkan adanya beban tambahan. Diakuinya sebenarnya ada sanksi terhadap hal itu, namun PLN juga memikirkan dampak psikologis dan sosialnya.
Untuk mengatasi pemadaman itu, beberapa langkah diupayakan. Dalam waktu dekat salah satu mesin yang disewa akan diupayakan beroperasi 15 Januari ini. Dua mesin lainnya akan diupayakan menyusul, satu mesin diantaranya dalam perjalanan menuju Bima.
Awalnya, pemasangan tiga mesin dengan daya 3 MW 2009 lalu. Hanya saja banyak halangan, sehingga baru bisa terpenuhi 2010 ini. Sebenarnya Bima hanya mendapatkan 2 MW dan 1 MW jatah Sumbawa dilaihkan ke Bima. Hal itu berdasarkan rekomendasi Pemkab Bima, Pemkot Bima dan Pemkab Dompu.
Jika telah terpasang, katanya, pemadaman tidak lagi terjadi setiap dua hari. Namun kemungkinan dalam 10 hari baru terjadi pemadaman bergilir.
Agustus 2010 ini juga akan diupayakan penambahan 10 MW. Diharapkan nantinya jumlah calon pelanggan sekitar 12.000 orang dapat dipenuhi sebagian besarnya. Sedangkan untuk PLTU Bonto masih dalam tahap pengerjaan dan jiak tuntas bisa melayani hingga Sumbawa. (PIAN)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar