Bima.-
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bima punya agenda mengawali tahun 2010. Apa bentuknya? Mereka akan berupaya menekan angka peredaran Narkotika di Kabupaten Bima. Termasuk jumlah penggunanya, karena dapat merusak generasi muda.
Tekad itu disuarakan Ketua BNN Kabupaten Bima, Kompol (Purn) H Sudirman, kepada Bimeks di Manggemaci, Selasa (5/1).
Beberapa upaya untuk menekan narkotika itu, kata Sudirman, dengan penyuluhan secara terpadu. Selain itu, melalui pencegahan dengan merazia bersama aparat yang berkaitan. “Kalau ada pengguna yang ditangkap, maka langkah yang perlu dilakukan dulu adalah pembinaan agar tidak menggunakannya lagi,” ujarnya.
Kata mantan Kabag Bina Mitra Polresta Bima ini, hal itu sesuai instruksi Kepala BNN Pusat. Pendekatan dengan penyuluhan harus diutamakan sebagai pencegahan. Untuk itulah, tahun 2010 menargetkan pengurangan jumlah pengguna dan pengedar. Karena memberantas sekaligus sulit dilakukan, namun harus secara bertahap. Selain Narkoba, juga akan mengurangi peredaran minuman keras (Miras).
Dikatakannya, sasaran utama kegiatan penyuluhan adalah generasi muda, terutama kalangan pelajar mulai SMP dan SMA. Selain itu, merazia tempat-tempat yang dicurigai, seperti kafe. Untuk di Bima, jenis yang banyak beredar adalah sabu dan ganja. Tahun 2009 terjadi penurunan kasus dibandingkan tahun sebelumnya. “Tahun 2010 ini kita harus lebih waspada lagi, agar angka kasusnya tidak meningkat,” ujarnya. (PIAN)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar