Kamis, 04 Februari 2010

Kredit Komputer Sekolah Pertimbangkan Jumlah Siswa

Bima.-
Pengadaan komputer sekolah dengan sistem kredit atau cicil, disarankan memperhatian jumlah siswa. Apalagi kredit komputer di lingkup sekolah di Kabupaten Bima, menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Hal itu disarankan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bima, Ilham Yusuf, Rabu (3/2).
Dikatakannya, hasil pantauan pihaknya dilapangan menemukan sejumlah persoalan. Diantaranya jumlah siswa di sekolah di bawah 100 juga ikut mencicil komputer seperti disarankan oleh Dikpora dan UPTD.
Sementara kebutuhan sekolah, kata Ilham, masih banyak. Untuk sekolah yang siswanya lebih dari 100, pihaknya setuju untuk pengadaan komputer sistem cicil. “Saran itu juga disetujui oleh UPTD,” ujarnya di DPRD Kabupaten Bima.
Disamping itu juga, kata Ilham, pihaknya juga akan menyelidiki masalah spesifikasi komputer tersebut. Karena harga yang dibebankan ke sekolah Rp7,8 juta beserta printer. “Apakah harga itu sesuai dengan spesifikasi yang sudah kami kantongi dan kami akan mengonsultasikan ke ahli komputer,” tandasnya.
Selain itu, sebutnya, ada juga pengadaan CD animasi pembelajaran interaktif senilai Rp2,7 juta untuk 60 keping CD. Ada ditemukan sekolah yang sudah melunasi semua kreditan itu, namun belum mendapatkan printer dan baru sebagian CD pembelajaran.
Untuk evaluasi mutu 2008, kata dia, ditemukan adanya dugaan pemaksaan terhadap kepala sekolah. Terutama pengadaan buku yang sebagiannyan tidak sesuai kebutuhan sekolah. Mereka kuatir dimutasi, jika tidak menandatanganinya. “Tapi oleh Kepala Dikdas H Dahlan ketika kami minta klarifikasi membantahnya,” katanya.
Namun, Kata Ilham, Dinas Dikpora berjanji untuk pengadaan buku pada 2010 ini tidak terulang lagi seperti 2008. masing-masing sekolah diminta menginventarisir kebutuhan buku masing-masing. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar