Bima.-
Setelah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyerahkan Surat Keputuasn (SK) dukungan terhadap H Ferry Zulkarnain ST dan Drs H Syafruddin HN Nur, MPd, kini giliran koaliasi lima partai politik, menyatakan dukungan. Kelima partai itu adalah Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Pekerja Pengusaha Indonesia (PPPI), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), serta Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN).
Kelima koalisi ini sendiri memiliki delapan kursi di DPRD Kabupaten Bima. SK diserahkan di Pandopo dan diterima Ferry-Syafruddin, Jumat (29/1) malam lalu. Mereka yang menyarahkannya adalah Abdul Natsir, Ssos (PDK), H Syamsuddin, SSos (Gerindra), Syafruddin (PPRN), dan Edi Gunawan Sami (PPPI).
Koordinator Koalisi, Abdul Natsir, SSos, mengatakan dukungan terhadap Ferry-Syafruddin hasil keputusan masing-masing pimpinan partai politik. Keputusan itu juga berdasarkan analisa partai terhadap dinamika politik.
Dikatakannya, setelah pimpinan masing-masing partai memutusakan mengusung Ferry-Syafruddin, dilanjutkan pada rapat pleno koalisi. Hasilnya pun diserahkan kepada kedua bakal calon yang diusung.
Pertimbangan koaliis mengusung pasangan ini, kata Natsir, melihat besarnya respon masyarakat. Selain itu saran dan masukan dari kader partai. Pertimbangan itulah yang dijadikan bahan kajian, dimana keduanya berpeluang menang dibandingkan kandidat lainnya.
PDK, kata dia, sendiri 20 Januari lalu telah memutusakan siapa bakal diusung. Dukungan DPC PDK Kabupaten Bima pun diperkuat oleh Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PDK yang ditandatangani oleh Prof Ryas Rasyid dengan nomor SK PDK/Rek/PP-SJ/026/I/2010 tertanggal 23 Januari.
“Konsekuansi dari keputusan tersebut, saya sebagai Ketua PDK Kabupaten Bima diminta oleh Pimpinan DPN menyosialisasikannya ke segenap jajaran partai, simpatisan dalam berbagai tingkatan,” katanya kepada Bimeks di Rabangodu Utara, Sabtu (30/1).
Selain itu, ujarnya, mulai menyiapkan langkah-langkah yang terkoordinir dalam kampanye nantinya. Setiap perkambangan yang ada akan dilaporkannya ke DPN PDK. Bagi koalisis keputusan ini sudah final dan mengikat.
Jika bakal calon yang diusung Ferry-Syafruddin menang, maka siap mengawal kebijakan-kebijakan pemerintahan. Termasuk mengamankan kebijakan ditingkat legislatif, yang berkaitan dengan kepentingan publik.
Selain itu, kata dia, akan memberikan masukan dan kontribui lainnya. Seperti memanfaatkan jaringan partai untuk mendatangkan anggaran dari pusat, demi kemaslahatan rakyat dan daerah. (*)
Ini fenomena politik yang sangat menerik. Ada apa partai rame2 mendukung Ferry-Syafruddin, sepertinya partai tidak berminat ke bakal calon lainnya. Jika partai yang ada semua ke Ferry maka dengan siapa Ferry akan bertarung, jadinya tidak ada pemilu dong.
BalasHapus