Bima, Bimeks.-
Realisasi sejumlah proyek banyak yang belum tuntas, bahkan tidak hanya tahun anggaran (TA) 2009, namun juga sebelumnya. Dewan pun menyoroti hal itu, sebagai bentuk kelemahan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima dan buruknya pengawasan.
Menanggapi sorotan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bima, Drs H Masykur HMS, mengatakan semua itu akan menjadi pembelajaran bagi Pemkab Bima. Apa yang menjadi kekurangan sebelumnya, akan menjadi evaluasi ke depan. “Soal pengawasan proyek akan dikoordinasikan semua dengan satuan kerja,” katanya di Pemkab Bima, Senin (19/4).
Meski pada dasaranya, kata Masykur, pengawasan proyek menjadi tanggungjawab dinas tehnis. Mereka yang merencanakan, melaksanakan dan mengawasinya. Sedangkan Bupati Bima sendiri hanya sebagai penanggungjawab umum. “Ini semua akan menjadi pengalaman dari kekurangan sebelumnya,” katanya.
Agar tidak ada proyek yang penyelesaiannya tertunda, hingga Tahun Anggaran (TA) berikutnya, maka pelaksanaan proyek ke depan harus lebih awal, terutama yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Proyek-proyek yang belum tuntas, harus segera diselesaikan dan membuat perencanaan lebih baik lagi.
Seperti dilansir Bimeks sebelumnya, Komisi IV DPRD Kabupaten Bima, menilai dari LKPJ yang disampaikan Bupati Bima masih ada kelemahan program. Banyak kegiatan proyek yang belum tuntas pada TA 2009 dan sebelumnya. Kenyataan ini dianggap sebagai kelemahan dan perlu pembenahan ke depannya. (BE.16)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar