Kamis, 23 Juni 2011

Sukrin: Pembatalan Musda karena Ada yang tak Siap Kalah

PEMBALATAN Musyawarah Daerah (Musda) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bima, mengecewakan para pendukung Ady Mahyudi. Sekitar 160 pemilik suara telah berkumpul di kediaman Ady Mahyudi sehari sebelumnya.

Sukrin HT, MPd, yang juga duta PAN di DPRD Kabupaten Bima tak dapat menyembunyikan kekecewaannya dengan penundaan Musda tersebut. Apalagi cukup mendadak, hanya beberapa jam sebelum Musda dimulai. “Kami menduga pembatalan ini karena ada pihak yang merasa tidak siap untuk kalah,” ujarnya di kediaman Ady Mahyudi, Kamis.
Dikatakannya, jika melihat pendukungn Ady yang berkumpul, menegaskan akan kemenangan. Secara tidak langsung mengukuhkan kembali Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima itu untuk memimpin DPD PAN periode kedua.
“Anda bisa lihat sendiri, berapa banyak peserta yang memiliki hak suara berkumpul di kediaman Ady. Ini sama halnya Ady mendapat dukungan memimpin PAN lima tahun ke depan,” katanya.
Ilham, SH, mengatakan penundaan Musda ini adalah sebuah skenario, karena adanya pihak yang tak senang dengan keberhasilan Ady memimpin PAN Kabupaten Bima. Olehnya, ada pihak yang berupaya menggembosi PAN. “Ada yang terusik dengan kepemimpinan Ady, keberhasilnya memimpin PAN di Kabupaten Bima,” ujarnya.
Ady Mahyudi sendiri terlihat ditengah-tengah pendukungnya. Mereka mengungkapkan pernyataan dan juga kekecewaan dengan penundaan Musda. Perwakilan masing-masing DPC mengungkapkan dukungan mereka dan tak akan bergeser dukungan, meski Musda ditunda dalam jangka waktu lama.
Mereka juga mengungkapkan adanya rayuan untuk beralih dukungan, namun tak goyah. Mereka menilai Ady sangat pantas melanjutkan kepemimpinannya di PAN.
“Bahkan kami siap memberikan dukungan dalam bantuk cap jempol darah untuk suadaraku Ady Mahyudi,” kata Sekretaris DPC PAN Woha, Muhrim. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar