Jumat, 15 April 2011

Mencontoh Demokrasi Ala MAN 2 Kota Bima

Pendewasaan demokrasi, harus ditumbuhkembangkan sejak dini. Sekolah diharapkan dapat memberikan pendidikan baik pada siswa, karena ke depan merekalah yang akan menjadi pemimpin.

Ummurillah, Jumat (15/4) terpilih sebagai Presiden English Club Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima, untuk periode 2011-2012. Ummurillah berhasil mendapat kepercayaan dari rekan-rekannya, dengan memperoleh 142 suara. Beberapa calon lain yang sempat maju adalah Rodiah (78 suara), Nurlaila (51 suara) dan Nuristakam (90 suara). Suasana pemilihan berlangsung lancer dan demokratis. Saat proses penghitungan suara, tidak hanya disaksikan oleh siswa, namun guru.
Guru Pembina bahasa Inggris, Syafruddin, SS, mengatakan persiapan pemilihan Presiden English Club dimulai sejak tiga pecan lalu. Diawali dengan pembukaan pendaftaran calon, seleksi, fit and propertest. Para calon yang lolos, berkampanye dengan menyampaikan visi-misinya dihadapan seluruh siswa.
Siswa lainnya, kata dia, diharapkan dapat menilai secara obyektif calon yang akan dipilih, agar pengembangan bahasa Inggris di MAN 2 maju. Apalagi, penguasaan bahasa asing menjadi program unggulan sekolah di bawah naungan Kementerian Agama ini. “Tak hanya menyampaikan visi-misi, namun siswa lain dapat berdialog tentang program para calon ke depannya,” ujarnya pada Bimeks di MAN 2 Kota Bima, Jumat.
Setelah semua tahapan dilewati, kata dia, Jumat dilanjutkan dengan pamilihan. Panitia menyiapkan kertas suara, yang berisi foto dan nama calon. Diharapkan dengan terpilihnya Presiden English Club baru, Prestasi Bahasa Inggris siswa MAN 2 di tingkat Kota Bima dan Provinsi NTB dapat ditingkatkan terus, seperti diraih pengurus sebelumnya.
Proses pemilihan dengan sistim ini, diharapkan dapat mengajarkan langsung praktik demokrasi pada siswa. Termasuk dalam menentukan pemimpin, berdasarkan penilaian obyektif dengan mempertimbangkan berbagai aspek para calon.(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar